Sabtu, 01 Februari 2014

"Dia" Part II

Kalau itu aku tau terakhir kali dia bilang “ kamu butuh pelukan? “ saat aku menangis.
Bisakah aku meminta mengulangnya untuk saat ini? Sekali saja. Ihklas? Hal diatas sabar yang belum tentu aku bisa terima saat ini.
Kekuatanku, ku biarkan pergi…
***
Aku mengangkat telfon chocoo pukul 23.00 . jujur aku senang dia bilang
“maafin aku ya kemarin kata-kata dari omongan aku ya”
“iya aku maafin kamu sebelum kamu, aku juga ya”
“iya, eh aku punya pillihan buat kamu ! kamu harus pilih salah satu ya, pilih jalan lurus ke depan apa melangkah ke kiri untuk keluar”
“untuk apa?”
“hubungan kita”
“aku pilih lurus kedepan”
“kenapa?”
“karna aku masih butuh kamu, I need you, only you! “
Ya memang hanya dia, hanya chocoo yang dapat aku tumpahkan keluh kesah aku, tangisan aku, kesedihan aku.
“sugar.. kamu mau aku pilih apa? Aku bakal jalan ke pintu keluar kemudian pintu keluar itu aku kunci lalu aku dateng kamu dan selalu ngikutin kamu kemana kamu pergi tapi di belakang kamu, aku gak akan pergi ninggalin kamu karna pintu keluarnya udah aku kunci, aku cuma bisa liat kamu dari kejauhan, melihat kamu bahagia, aku hanya butuh waktu buat sendiri sambil liat kamu ngejar cita-cita. Jujur aku trauma sama perasaan , aku nunggu ruang yang tepat buat aku. “
“maksudnya ruang?”
“hati kamu cuma 1, tapi di hati kamu ada nama aku dan dia pacar kamu.”
“terus kalau kamu btuh waktu sendiri, pergi ninggalin aku dan gak ada lagi chocoo, bakal ada ruang yg lebih buat kamu gitu?”
“ohh gaada ya? Terus kamu mau gimana ?
“gatau”
“apa mau pilihan yang kedua ?”
“apa?”
“ tetap bertahaan sama aku seperti biasa.”
aku hanya diam dan tiba-tiba air mata aku keluar lagi, kali ini tangisan ku membuat nafasku terengah- engah.
“sugar, kamu nangis?”
“sugar….?”
“sugar kamu butuh pelukan ?”
Hanya menangis lidah ini kelu susah mengucapkan satu kata-kata terucap.
“sini aku peluk kamu, kamu kenapa?”
Sekitar 10menit aku hanya menangis, setelah tangisanku reda aku mengatakan
“aku ingin pilih pilihan ke 2 tapi berat, kayanya aku terlalu egois, aku terlalu jahat kalo pilih itu, apalagi setelah kamu bilang kamu trauma, kamu mau sendiri dulu, gak mungkin aku minta kamu tetap di sampingku”
“kamu gak jahat sugar… saat kamu bilang kamu butuh aku, kamu sayang aku, rasanya ingin aku patahin semua pilihan-pilihan aku buat kamu. Gatau kenapa hati ini selalu tersentuh, luluh, dan kuat lagi saat kamu bilang masih buutuh aku, rasanya masih ada ruang lagi buat aku”
Kamu tau kenapa aku gamau pilih pilihan ke 2 ? itu karna ucapanmu tadi dan kemarin yang kamu bilang”.
aku iri liat kamu upload di sosmed foto si A dan B, kamu ceritain mereka ke sahabat dan adik kamu seakan mereka penting dan kamu bangga punya dia, memang aku bukan siapa-siapa di hidupmu. Tapi kamu berarti di hidupku, aku certain kamu ke sahabat aku, kakak aku, orang tua aku, tapi kamu? Seakan-akan cuma antara kamu dan aku aja yang tau ini, aku gaada yang bisa di banggain!
Mungkin aku salah kalo pelangi itu bakal ada…
Mungkin Cuma kamungflase..
Aku lupa bahwa tidak setiap hujan pasti bakal dating pelangi.
Keadaan pun menjadi hening, aku hanya menikmati tangisanku merasakan nafasku sendiri, tiba-tiba dia terdengar
“ iya itu emang bener sugar, aku gabisa ngelak itu uneg-uneg aku. Sekarang aku ihklas, aku buka pintu itu sekarang, kamu bisa keluar kalo kamu mau.”
“sugar … aku sayang kamu, aku masih ingat gimana kita ketemu pertama kali, aku sering telfon kamu, kadang aku kerja tidur Cuma 3 jam hanya buat denger suara kamu. Kalo kamu gak makan aku juga gak makan, kalo kamu sakit aku juga pingin sakit! Aku ingin ngerasain apa yang kamu rasain sugar. Kadang kalo kamu gak ada kabar beberapa hari, jujur aku nyariin kamu, aku khawatir sama kamu. Aku semangatin diri aku sendiri, dalam hari aku bilang ‘ sugarnya lagi sibuk, mungkin dia lagi bahagia disana sama pacarnya, dia gak kenapa-napa kok, dia belum butuh aku ‘ . aku bakal sayang sama kamu sugar, samapai kapan pun. Aku slalu cek hp dan kalo aku liat tulisan Morning,Goodnight,Loveyou,Apa kamu semangatin dan ngingetin aku makan. itu udah kata-kata paling indah buat aku, buat penyemangat aku ketika sendiri,sedih dan terpuruk dalam gelap.aku bahagia sama kamu, lebih tepatnya bahagia dan sedih di waktu yang bersamaan. I’ll always love you sugar.”
Aku hanya diam dalam tangisku, merasan tiap tetes air mata membasahi pipiku, dalam hati aku berkata
“se special kah ucapan ku di sms sampai dia gitu? Ya tuhan manusia apa aku ini, aku sayang dia, aku gak rela dia pergi, tapi aku juga gamau nyakitin dia.”
“sugar… aku slalu berdoa buat kamu! Buat kita. Walau sholat ku masih bolong-bolong aku berdoa agar kita ketemu lagi suatu saat nanti, kamu ngejar cita-cita aku. Posisi kamu di hati ku gak bakal bisa keganti, kamu jangan lupa makan,sarapan juga, sholat, belajar terus jaga kesehatan kamu. Aku Cuma numpang lewat di kehidupan kamu. Deket kamu ada Allah, di dekat aku juga ada Allah, diantara kita ada Allah. Aku sayang kamu”
Aku masih tetap diam tidak berkata-kata, hingga lima menit kemudian aku memecah keheningan dengan bilang
“chocoo.. aku sayang kamu, aku gabisa kehilangan kamu.”
“aku lebih sayang dan gamau kehilangan kamu. Tapi apalah arti keputusan.. kamu tetap milih pilihanmu.”
“Goodnight sugar.” Seketika telfon pun mati.
Sekarang di ponsel ku hanya berbunyi alunan lagu miley cyrus stay untuknya dengan segala tangisku
Well, it’s good to hear your voice
I hope you doing fine
And if you ever wonder
I’m lonely here at night
I’m lost here in this moment and time keeps slipping by
And if I could I just one wish
I’d have you by my side
Oh, oh I miss you
Oh, oh I need you
And I love you more than I did before
And if today I don’t see your face
Nothing’s change no one can take your place
It’ gets harder everyday
Say you love me more than you did before
And I’m sorry its this way
But I’m coming home, I’ll be coming home
And if you ask me I will stay, I will stay
Well, I try to llive without you
The tears fall from my eyes
I’m alone and I feel empty
God, I’m torn apart inside
I look up at the start
Hoping you’re doing the same
Somehow I feel closer and I can hear you say
Oh,oh I miss you
Oh, oh I need you

Aku sayang kamu, aku pasti kangen kamu dan butuh kamu. Terimakasih segalanya chocoo.
***
Apa itu terakhir aku dengar suara lembutnya.
Lelaki itu yang selalu kuat di depanku
Lelaki yang ihklas menerima keadaan
Lelaki yang sabar
Lelaki yang selalu memberikan bahunya yang kuat untuk aku sandari.
Setengah kekuatan ku, ku biarkan pergi
Sekarang sayapku bukan patah
Tapi hilang.

1 komentar: